Gubernur Helmi Buka Peluang Swasta Lain, Revitalisasi Taman Remaja Dengan Yodan Group Batal
Gubernur Bengkulu H. Helmi Hasan, SE -Windi Junius/Ist-Radar Bengkulu
radarbengkuluonline.id — Harapan warga Kota Bengkulu untuk melihat wajah baru Taman Remaja tampaknya masih harus bersabar sedikit lebih lama. Proyek revitalisasi ruang terbuka publik yang sempat digadang-gadang akan menjadi ikon wisata baru kota Merah Putih itu dipastikan belum bisa terlaksana dalam waktu dekat.
Pasalnya, kerja sama antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu dengan Yodan Group yang sebelumnya direncanakan untuk menggarap proyek tersebut, batal dilanjutkan. Keduanya tidak mencapai kesepakatan terkait skema kerja sama yang akan digunakan.
BACA JUGA:Hanya 42 Peserta yang Ikuti Seleksi KPID Provinsi Bengkulu
Namun, Gubernur Bengkulu H. Helmi Hasan, SE memastikan bahwa rencana mempercantik Taman Remaja tidak akan berhenti.
Ia justru membuka peluang lebih luas bagi pihak swasta atau investor lain untuk ikut berpartisipasi dalam mengelola dan merevitalisasi taman yang berada di jantung kota itu.
BACA JUGA:Realisasi Cetak Sawah Baru di Provinsi Bengkulu Sudah Terealisasi 65 Persen
“Kerja sama dengan Yodan Group memang tidak jadi. Tapi bukan berarti program ini berhenti. Pemerintah membuka ruang bagi siapa pun yang ingin ikut membangun Taman Remaja menjadi lebih indah dan bermanfaat,” ujar Helmi, Selasa (7/10/2025).
Menurut Helmi, revitalisasi Taman Remaja sebenarnya sudah direncanakan sejak awal menggunakan dana APBD Provinsi Bengkulu. Namun, di tengah proses pembahasan anggaran, muncul tawaran dari kalangan pengusaha muda yang tergabung dalam HIPMI Bengkulu untuk ikut berkontribusi.
BACA JUGA:Gerak Cepat, Provinsi Bengkulu Siap Bentuk Tim Khusus Reforma Agraria
“Taman Remaja tadinya sudah kita anggarkan melalui APBD. Tapi kemudian ada pengusaha muda dari HIPMI yang menawarkan diri untuk ikut mempercantik taman ini agar menjadi ruang publik yang lebih representatif dan menarik,” ungkapnya.
Rencana itu sempat berjalan cukup jauh. Bahkan, desain awal taman sudah diserahkan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu dan telah beberapa kali dibahas bersama tim teknis.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
