Jalan Nasional di Bengkulu Tengah Terendam Banjir, Kendaraan Nyebrang Pakai Rakit

Jalan Nasional di Bengkulu Tengah  Terendam Banjir, Kendaraan Nyebrang Pakai Rakit

Pengendara roda dua menggunakan jasa rakit untuk melintasi jalan nasional yang terendam banjir di Kabupaten Benteng.-Agus-



BENTENG, RADARBENGKULUONLINE.COM - Hujan deras dengan intensitas tinggi terjadi di wilayah  Bengkulu Tengah (Benteng-re) sejak Senin (22/1) hingga Selasa (23/1) menyebabkan banjir di sejumlah wilayah.

 


Salah satu yang paling vital adalah terendamnya jalan nasional di Desa Talang Empat, Kecamatan Karang Tinggi, Kabupaten Benteng yang tingginya mencapai satu meter lebih.

 

Alhasil, kendaraan roda dua yang ingin melintas terpaksa harus menggunakan jasa rakit yang disediakan oleh masyarakat desa setempat untuk membantu pengendara karena tidak bisa melintas dengan imbalan seikhlasnya.

 

 

Tak hanya itu, kendaraan mobil dengan ukuran kecil yang nekat ingin melintas jalan yang terendam banjir juga kadang mogok ditengah jalan.
 

Tak hanya itu, berdasarkan pantauan RADARBENGKULUONLINE.COM, puluhan rumah juga terendam banjir karena meluapnya air sungai.  

 

 

Curah hujan tinggi yang merata di seluruh kecamatan di Kabupaten Benteng menyebabkan sungai meluap dan merendam pemukiman warga.

 

Meski tidak menyebabkan korban jiwa, bencana yang terjadi menyebabkan kerugian materi ditaksir hingga ratusan juta rupiah.

BACA JUGA:Terus Diposting Foto Tidak Senonoh, Hacker Akun FB Walikota Dilaporkan ke Polda Lagi

Adapun daerah yang banjir merupakan lokasi yang sudah rutin menjadi langganan banjir setiap hujan dengan intensitas tinggi terjadi.

 

 

Seperti di Desa Taba Terunjam, Desa Jayakarta, dan desa lain yang dilintasi sungai. Akibat luapan sungai puluhan rumah warga terendam banjir hingga satu meter lebih.

 

Luapan air dari sungai juga menyebabkan genangan air di jalan. Sempat terjadi kemacetan karena luapan air dari sungai menutup jalan utama.

 

 

Sedikitnya ada beberapa titik lokasi jalan yang tertutup air, sehingga petugas warga dan Satlantas Polres Benteng turun ke lokasi untuk mengurai kemacetan dan mengimbau pengendara untuk berhati-hati melewati genangan air.

 

Adapun jalan lintas yang digenangi air yaitu lintas nasional di Desa Talang Empat, Kecamatan Karang Tinggi, jalan lintas provinsi di Desa Sri Kuncoro, Kecamatan Pondok Kelapa, jalan lintas provinsi di Desa Jayakarta, Kecamatan Talang Empat.

 

Sementara itu, Kepala BPBD Benteng, Samsul Bahri mengatakan, musibah banjir yang terjadi di wilayah Benteng karena curah hujan yang tinggi.

 

 

Tingginya curah hujan membuat sungai meluap hingga masuk ke pemukiman warga dan menggenangi jalan lintas.

 

Ditambahkan, pihaknya masih melakukan penanganan dan pemantauan lokasi bencana yang terjadi pada Senin (22/1) malam hingga Selasa (23/1).

 

"Kami masih melakukan pendataan dan meminta semua desa  melaporkan kejadian banjir di wilayahnya, dan para pengendara yang melintas jalan lintas kami minta berhati-hati karena jalan lintas nasional, provinsi dan kabupaten terendam air." 

 

Berdasarkan pantauan Senin, jelang Maghrib kemarin jembatan yang menghubungkan Desa Surau dan Desa Taba Baru Kecamatan Taba Penanjung juga hampir putus dan mengalami rusak berat akibat dihantam banjir bandang.   

BACA JUGA:Ini Sebab Investor India Gagal Investasi di Bengkulu


Menyikapi musibah banjir ini, PJ Bupati Benteng, Heriyandi Roni mengumpulkan seluruh jajarannya di rumah dinas Bupati Benteng untuk bersama-sama menyalurkan bantuan.

 

 

Berdasarkan informasi, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah rencananya juga akan menyalurkan bantuan bersama PJ Bupati Benteng ke lokasi daerah yang terkena bencana banjir. (ags)

Sumber: