Ini Dia Cara Mengobati Orang Berkepribadian Narsistik

Ini Dia Cara Mengobati Orang Berkepribadian Narsistik

ilustrasi kepribadian narsistik-disway.id-

JAKARTA, RADARBENGKULU.DISWAY.ID  – Narcissistic Personality Disorder (NPD) atau gangguan kepribadian narsistik adalah sebuah kondisi mental dimana seseorang memiliki perasaan yang berpusat pada kepentingan dirinya sendiri.

BACA JUGA:Program KUR Mengalir Rp 660 Miliar ke Sektor Pertanian dan Perkebunan di Bengkulu

 

 

 

 

Berdasarkan beberapa situs layanan kesehatan, NPD adalah sebuah penyakit gangguan kepribadian atau gangguan mental.

NPD sendiri belakangan ramai dibicarakan masyarakat karena berawal dari kasus Virgoun. Istri Virgoun bernama Inara, beberapa kali menggunakan tagar #NPDawareness #NPDabuser #NPDsurvivor. Hal ini membuat netizen menduga bahwa Virgoun mengidap NPD.

 

 

 

 

Nah, lalu apa itu NPD, bagaimana gejala dan cara menyembuhkannya ? Situs layanan kesehatan hellosehat.com menuliskan NPD adalah gangguan mental.

Sedangkan orang yang mengalaminya, ia akan menganggap dirinya lebih penting daripada orang lain.

Malahan, ia memiliki kebutuhan yang tinggi untuk dipuji, dibanggakan, namun memiliki empati yang rendah terhadap orang lain.

 

 

 

 

Akan tetapi, di balik rasa percaya diri yang begitu tinggi, sebenarnya, narcissist atau orang yang narsis memiliki kepribadian yang rapuh dan mudah runtuh hanya dengan sedikit kritikan.

Orang NPD ini tidak suka jika diminta untuk mengubah sikap dan perilakunya, sekalipun ia tahu bahwa apa yang dilakukannya telah menimbulkan masalah.

BACA JUGA:Jangan Main-Main Terhadap Tiga Hal

 

 

 

 

Daripada refleksi diri, NPD lebih suka menyalahkan orang lain atas kesalahan yang diperbuatnya.

Sebaliknya, narsisme sering kali didasari oleh rasa takut kegagalan atau takut menunjukkan kelemahan diri, perhatian yang ingin ditujukan hanya kepada diri sendiri, dan dorongan yang tidak sehat untuk selalu menjadi yang terbaik.

BACA JUGA:Pilkades Serentak 15 Juni 2023, Ini Dia Anggaran yang Disiapkan Pemerintah Bengkulu Selatan

 

 

 

 

Narcissistic personality disorder adalah suatu gangguan kejiwaan yang tergolong langka.

Laki-laki lebih rentan untuk mengalami gangguan ini dibandingkan wanita. NPD adalah kondisi yang sering kali muncul pada masa remaja atau di usia muda.

Ciri kepribadian NPD dapat muncul pada masa kanak-kanak atau remaja. Meski demikian, ini tidak berarti bahwa ciri kepribadian ini akan berlanjut menjadi sebuah gangguan kepribadian. Kosultasikan ke dokter untuk informasi lebih lanjut.

 

 

 

 

Ciri dan gejala dari narsistik sangatlah beragam, tergantung dengan tingkat keparahan dari kondisi NPD yang dialami. NPD biasanya menunjukkan gejala seperti berikut.

Menilai diri sendiri terlalu tinggi dibandingkan orang lain secara berlebihan.

Menganggap diri dianggap superior tanpa adanya pencapaian yang pantas.

Melebih-lebihkan pencapaian dan bakat diri.

 

 

 

Meyakini diri sendiri sebagai seseorang yang superior dan meyakini bahwa hanya orang-orang yang sama istimewanya yang akan memahami hal tersebut.

Memiliki pikiran yang dipenuhi dengan fantasi mengenai sukses, kekuasaan, kepandaian, kecantikan atau ketampanan, atau mengenai pasangan yang sempurna.

Memiliki kebutuhan untuk selalu dipuji atau dikagumi.

Merasa istimewa.

 

 

 

 

Mengganggap bahwa dirinya pantas diberi perlakuan spesial dan bahwa hal itu sebagai suatu hal yang wajar di mata orang lain.

Memanfaatkan orang lain untuk mendapatkan apa yang diinginkan.

Minim rasa peka terhadap perasaan atau kebutuhan orang lain.

Merasa cemburu terhadap orang lain dan merasa orang lain cemburu terhadap diri sendiri.

Memiliki perilaku yang arogan.

 

 

 

 

Sementara mengutip halodoc.com, adapun gejala gangguan kepribadian narsistik yang seringkali tidak disadari

 

1. Sangat Reaktif Terhadap Kritik

Orang dengan gangguan kepribadian narsistik cenderung sangat reaktif terhadap kritik atau apapun yang ia anggap atau tafsirkan sebagai evaluasi negatif terhadap kepribadian atau kinerja mereka.

Hal inilah mengapa ketika orang NPD diajukan pertanyaan yang mungkin mengharuskan ia untuk mengakui kekurangan atau kesalahannya, ia akan cenderung berbohong. Ia dengan cepat mengganti subjek pembicaraan atau memberi jawaban yang tidak sesuai dengan pertanyaannya.

 

2. Memiliki Tingkat Keamanan Diri yang Rendah

Kondisi mental orang dengan gangguan kepribadian narsistik memang sedikit rumit.

Dari luar, harga diri mereka tampak lebih tinggi dan lebih terjamin daripada orang lain.

Selain itu, mengingat sifat mereka yang cukup ambisius, tidak jarang orang dengan NPD mendapatkan posisi kekuasaan yang cukup tinggi, serta kekayaan yang berlimpah.

Namun, bila diamati lebih dalam lagi, di balik permukaan status sosial, politik, atau ekonomi yang tinggi tersebut, orang dengan NPD sebenarnya memiliki tingkat rasa tidak aman yang sangat tinggi.

Dengan berbagai cara, pengidap gangguan kepribadian narsistik terus-menerus didorong untuk membuktikan diri mereka sendiri, baik kepada orang lain maupun kepada batin mereka yang tidak begitu percaya diri.

 

Itulah mengapa untuk menutupi rasa tidak aman mereka, para pengidap NPD cenderung mencari pujian dan gemar untuk menyombongkan diri atau membual tentang prestasinya (yang seringkali berlebihan).

 

3. Mau Menang Sendiri dan Defensif

Dibutuhkan upaya yang besar untuk melindungi ego yang tinggi, tetapi sebenarnya rapuh tersebut, sehingga sistem pertahanan orang-orang dengan NPD dapat dengan mudah keluar.

 

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, orang dengan NPD sangat reaktif terhadap kritik, tetapi pada kenyataannya, perkataan atau tindakan apapun dari orang lain yang mereka anggap mempertanyakan kompetensinya, dapat mengaktifkan sistem perlindungan diri mereka yang kuat.

Itulah mengapa, dalam situasi yang menantang, orang-orang dengan NPD seringkali tidak mau kalah dan sangat sulit untuk mengucapkan “maaf” untuk pelanggaran yang mereka buat.

 

4. Mudah Marah atau Meledak Bila Menghadapi Sudut Pandang yang Berbeda

 

Faktanya, karakteristik ini sangat umum pada orang dengan gangguan kepribadian narsistik dan gangguan kepribadian ambang.

 

Kedua gangguan kepribadian tersebut biasanya bereaksi dengan emosi yang memanas ketika orang lain membawa rasa tidak aman terdalam mereka terlalu dekat ke permukaan.

 

Alasan mengapa mereka marah biasanya karena pada saat itu ia mengeluarkan emosi kecemasan atau rasa malu yang jauh lebih menyakitkan yang mereka simpan di dalam.

 

Jadi, mereka mengalihkan perasaan malu atau beberapa luka atau trauma masa lalunya dengan amarah.

 

5. Merendahkan Orang Lain

 

Karena orang-orang dengan NPD terdorong dari dalam diri mereka untuk menyembunyikan kekurangan atau kelemahan dalam citra dirinya, mereka biasanya cenderung mengarahkan penilaian negatif tersebut ke orang lain.

Jadi, salah satu cara yang paling dapat diandalkan bagi orang-orang yang memiliki gangguan kepribadian narsistik untuk merasa baik tentang diri mereka sendiri dan aman, adalah dengan merendahkan orang lain.

Mereka akan fokus pada kelemahan orang lain (entah benar-benar ada atau tidak) daripada mengakui dan menerima kata sepakat

 

Contoh Pengobatan untuk NPD

Psikoterapi

Psikoterapi atau terapi psikologi adalah salah satu jenis pengobatan untuk mengatasi NPD.

Biasanya, dalam pelaksanaannya, Anda akan berbicara bersama seorang ahli profesional untuk mengatasi NPD. Psikoterapi dapat membantu Anda untuk:

 

Mempelajari cara memahami orang lain, sehingga Anda bisa menjalin hubungan yang lebih baik dan menyenangkan dengan orang lain.

Memahami emosi yang Anda miliki, hingga mudah merasa tidak percaya dan kesal terhadap orang lain.

Selain itu, dalam menjalani terapi ini, NPD akan dibantu untuk mengubah sikap dan perilakunya. Artinya, orang narsis akan diajak untuk menjadi lebih baik, seperti; Menerima dan menjaga hubungan yang baik dengan orang lain.

Menerima kekurangan diri sendiri, sehingga bisa menerima kritikan dengan lebih baik. Meningkatkan kemampuan untuk memahami mengelola perasaan Anda sendiri. Membebaskan diri dari keinginan untuk menjadi sempurna, sehingga bisa lebih mensyukuri apapun yang dimiliki saat ini.

NPD bisa menjalani terapi untuk jangka pendek. Meski, mungkin perlu menjalani terapi untuk jangka panjang demi membantu Anda benar-benar terbebas dari sifat-sifat seorang narcissist.

 

Biasanya, hadirnya orang terdekat dalam terapi dapat membantu prosesnya untuk berjalan lebih cepat dan efektif.

 

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: