Masih Soal Isu Kas Pemkot Bengkulu Kosong, Fraksi PAN Mendukung Hak Interpelasi

Masih Soal Isu Kas Pemkot Bengkulu Kosong, Fraksi PAN Mendukung Hak Interpelasi-Ist-
radarBengkulu- Kabar tentang kas Pemkot Bengkulu Kosong terus menggelinding, terbaru fraksi PAN DPRD kota Bengkulu mendukung dilakukan hak interpelasi terhadap kinerja eksekutif di kota Bengkulu.
Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Bengkulu, Kusmito Gunawan, SH, MH menyatakan prihatin atas disorientasi pembangunan Kota Bengkulu pasca selepas kepemimpinan Walikota Helmi Hasan dan Wawali Dedy Wahyudi yang kemudian dilanjutkan oleh Pj Walikota Arif Gunadi.
Polemik disinyalir telah terjadi kekosongan kas daerah Pemerintah Kota Bengkulu kembali mendapat reaksi berbagai pihak.
BACA JUGA:Gawat! Kas Pemkot Bengkulu Kosong? Dewan Usul Interpelasi Awasi Kinerja Eksekutif
BACA JUGA:Soal Isu Kas Pemkot Bengkulu Kosong, Ini Penjelasan Pj Sekda
"Nah kita melihatnya pada saat Pj Walikota Arif Gunadi ini memimpin terjadilah disorientasi dan dimaklumi ketika menyatakan kas kosong karena PAD jauh dari realisasi tahun sebelumnya," cetus Kusmito Gunawan.
Kusmito juga membandingkan kinerja kepemimpinan Helmi Hasan saat menjadi Walikota dua periode yang terlihat nyata dan terbukti dalam memajukan daerah.
"Sewaktu Pak Helmi Hasan menjadi Walikota dua periode kinerjanya terlihat nyata. Seperti membangun Gedung Merah Putih, peningkatan jalan kota dan bahkan jalan provinsi, lampu jalan, BPJS gratis, dan lain lain. Termasuk kebutuhan dasar minta eksekutif yakni DPRD Kota Bengkulu tetap berjalan, kesediaan dana reses untuk menyerap aspirasi warga ada, peningkatan kapasitas dewan melalui Perdin, Bimtek, Sosialisasi, dan lainnya tetap berjalan. Kok ketika diera Pj Walikota sekarang malah merosot," beber Kusmito.
Selain itu Kusmito juga menyayangkan ketika indikasi terjadinya kas daerah kosong, terungkap sewaktu rapat banggar DPRD Kota beberapa waktu lalu. Ia juga menjelaskan dalam waktu rapat banggar dirinya secara lugas meminta rasionalisasi Belanja dan Target Pendapatan. Ini justru Target PAD di APBD-Perubahan 2024 malah dinaikan 7 Miliar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: