Pelajar Tersambar Petir Saat Memegang HP

 Pelajar Tersambar Petir Saat Memegang HP

Korban tesambar petir saat menjalani perawatan-wawan/ist-

KAUR, RADARBENGKULU.DISWAY.ID - Prity (17), salah seorang pelajar, warga Desa Ulak Bandung, Kecamatan Muara Sahung Kabupaten Kaur,Rabu (22/3) sekitar pukul 16.00 WIB mengalami luka bakar akibat tersambar petir.

BACA JUGA:Jelang Tarawih, Warga Desa Air Putih Gantung Diri

 

 

 

Kapolres Kaur, Polda Bengkulu AKBP Eko Budiman, S.Ik., melalui Kasie Humas AKP Joni Silaen S.H, mengatakan korban tersambar petir saat tengah asyik main HP sementara cuaca tengah hujan disertai petir.

Mendapatkan informasi tersebut, personel Polsek Muara Sahung Polres Kaur ,Polda Bengkulu langsung mendatangi rumah Prity untuk mengetahui kondisi korban.

BACA JUGA:Awal Ramadan Serentak Dilaksanakan Tanggal 23 Maret 2023

 

 

 

"Berdasarkan keterangan yang didapat dari Subian  sekira pukul 16.00 WIB, korban bermain HP sambil mengecas di ruang tamu rumah korban," cerita Kasie Humas AKP Joni Silaen, S.H.

Diceritakan lebih lanjut, pada saat itu cuaca lagi hujan deras ditambah petir dan saat korban sedang bermain hp sambil tiduran tiba -tiba ada petir yg menyambar tangan kanan korban yang sedang bermain hp.

BACA JUGA:Gubernur Bengkulu Dorong Usaha Mikro Naik Kelas

 

 

 

Hal ini sontak menyebabkan korban menjerit memanggil ibu korban dan langsung melompat ke arah ibu korban yang sedang mengoreng pisang di dekat korban.

Setelah itu korban tidak sadarkan diri sehingga membuat ibu korban panik dan memanggil kakek korban yang sedang istirahat di kamar depan, dan berteriak meminta tolong kepada tetangga.

BACA JUGA:10 Pejabat Prov Ini Diminta Segera Laporkan Harta Kekayaan, Jika Tidak, Maka Sanksinya Ini

 

 

 

Tetangga yang  merupakan sopir ambulance puskesmas Muara Sahung, saat itu langsung mengambil mobil ambulan di Puskesmas Muara Sahung untuk menjemput korban dan langsung di bawa ke puskesmas dalam keadaan tidak sadarkan diri.

BACA JUGA:Jelang Ramadan Harga Daging Naik 10 sampai 15 Ribu, Tapi Tetap Banyak Peminat

 

 

 

Usai ditangani perawat di puskesmas Muara Sahung, tidak lama korban sudah sadarkan diri dan tidak didapati ada luka luar dan luka bakar yang dialami korban. Hanya saja tangan bagian kanan korban merah ( bukan luka bakar) yang disebabkan oleh sambaran petir.

BACA JUGA:Jangan Cemas, Bulog Bengkulu Sebar 1.300 Ton Beras, 1.400 Liter Minyak Goreng, 30 Ton Gula dan 10 Ton Terigu

 

 

 

Pada saat sudah sadarkan diri, korban mengeluhkan masih mengalami rasa sakit pada bagian dada yang membuat ibu korban takut dan meminta anaknya untuk di rujuk ke RS.Cahaya Batin untuk diperiksa secara mendalam. (0ne)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: