Komitmen Anti-Pungli, ASN TPHP Provinsi Bengkulu Teken Janji Integritas
Komitmen Anti-Pungli, ASN TPHP Bengkulu Teken Janji Integritas-Riski/MC-radarbengkulu
radarbengkuluonline.id - - ​Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni memimpin apel pagi yang spesial di Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) pada Selasa (21/4).
Bukan sekadar apel biasa, kegiatan ini dirangkaikan dengan penandatanganan komitmen bersama untuk menjauhi praktik pungutan liar (pungli) dan gratifikasi. Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut nyata dari surat edaran Gubernur Helmi Hasan dalam menjaga marwah pemerintahan yang bersih.
BACA JUGA:Batik Eksklusif Jadi Kado Manis Pelepasan 1.231 Jamaah Calon Haji Kota Bengkulu
​Dalam arahannya, Herwan Antoni mengingatkan bahwa integritas adalah harga mati bagi setiap Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia berharap seluruh jajaran di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bisa menjadi contoh yang baik dengan menjalankan tugas sesuai aturan yang berlaku.
Pengawasan akan dilakukan secara ketat untuk memastikan tidak ada oknum yang bermain-main dengan jabatan mereka demi keuntungan pribadi.
​"Seluruh jajaran OPD tidak boleh melakukan pungutan liar maupun menerima gratifikasi. Jika ada yang terbukti melakukan pelanggaran, akan dilaporkan langsung kepada Bapak Gubernur," tegas Herwan Antoni.
​Kepala Dinas TPHP, Sri Herlin Despita, turut mendukung penuh gerakan ini dengan menekankan bahwa profesionalisme ASN diuji dari kejujurannya. Selain menolak pungli, komitmen ini juga mencakup larangan praktik jual beli jabatan di lingkungan dinas.
Harapannya, dengan suasana kerja yang bersih, para pegawai bisa lebih fokus memberikan pelayanan terbaik bagi para petani dan masyarakat sektor perkebunan di Bengkulu.
​"Diharapkan ASN TPHP Provinsi Bengkulu dapat bekerja secara profesional serta menghindari segala bentuk pelanggaran yang bertentangan dengan aturan," ujar Sri Herlin Despita.
​Usai acara inti, Sekda juga menyempatkan diri berkeliling meninjau berbagai bidang di kantor tersebut. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung kondisi kerja para pegawai, sekaligus memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal dan transparan.
Melalui sinergi dan komitmen yang kuat ini, Pemprov Bengkulu optimis dapat menciptakan tata kelola pemerintahan yang berintegritas dan dipercaya oleh masyarakat luas.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
