KHUTBAH IDUL FITRI: Membangun Persatuan Dengan Hidup Berjamaah

Senin 31-03-2025,00:30 WIB
Reporter : Adam
Editor : Azmaliar Zaros

Allahu Akbar: Segala selain-Nya hanyalah bayang-bayang yang sirna, hilang dalam kefanaan, terputus dari keabadian.

 

Allahu Akbar: Hanya Dia yang tetap, kekal, dan sempurna, sedangkan yang lain adalah terhenti, dan tak bermakna.  

Allahu Akbar: Bagai cahaya mentari yang menelan redup lilin; bagai samudra luas menenggelamkan setitik embun; segala yang ada, tanpa Dia, hanyalah fana dan usang,  terputus dari hakikat, hilang ditelan zaman. 

 

Kaum muslimin dan muslimat yang berbahagia

Ramadhan telah berlalu. Banyak ibadah yang kita nikmati; dan banyak hikmah yang dapat kita petik. Semoga kita semua termasuk orang-orang yang menang memperoleh semua nikmat, dan terhindar dari peringatan Rasulullah Saw yang menyatakan:

Betapa banyak orang berpuasa, tapi tidak memperoleh dari puasanya selain lapar; dan betapa banyak orang bangun malam, tapi tidak mendapatkan dari bangun malamnya selain begadang. (H.R. Ahmad)

 

Kaum Muslimin dan Muslimat yang dirahmati Allah

Ramadhan telah memperlihatkan kepada kita betapa nikmat dan indahnya hidup berjamaah. Dimulai dari shalat berjamaah, tadarus berjamaah, iktikaf berjamaah, serta berbuka dan sahur berjamaah. Di dalam shalat, shaff tersusun rapih, lurus, dan rapat.

Kalau ada yang ingin menonjol sedikit dari shaff, imam mengingatkannya. Kalau ada yang ingin renggang dari jamaah lainnya, imam akan menegurnya. Semuanya tunduk dan patuh mengikuti imam dalam menempuh satu tujuan yang sama, yaitu bersujud bersimpuh di hadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala.

 

Sebaliknya, dalam keadaan imam keliru atau lupa, maka makmum akan mengingatkannya sesuai tuntunan Nabi Saw. Imam dan makmum saling mengingatkan. Yang di depan dan yang di belakang saling membantu; tidak ada yang saling mengganggu. 

Semua itu memberi pelajaran tentang betapa indahnya hidup berjamaah. Persis seperti gambaran Rasulullah Saw tentang masyarakat mukmin yang menjalankan amar makruf nahi munkar. Beliau bersabda yang artinya:

 

Kategori :