PPDI Bengkulu Utara Kirim 30 Orang Utusan ke Silatnas, Ini Tuntutannya

PPDI Bengkulu Utara Kirim 30 Orang Utusan ke Silatnas, Ini Tuntutannya

PPDI BU Berkumpul di Alun-alun Arga Makmur Lepas 30 Perwakilan ke Silatnas-Berlian-

 

ARGA MAKMUR, RADARBENGKULUONLINE.COM - Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) se Indonesia akan menghelat Silaturahmi Nasional (Silatnas) di Istana Negara Jakarta, Rabu (25/01/2023) mendatang.

 

 

PPDI BU berkumpul di Alun-Alun Rajo Malim Paduko Arga Makmur pada Senin pagi (23/01/2023) berkumpul para perangkat Desa dari 215 guna melepas 30 orang PPDI BU untuk mengikuti Silatnas di Jakarta.

 

 

 

Ketua PPDI Provinsi Bengkulu Ibnu Majah, A. Md dalam arahannya mengatakan, PPDI BU dalam Silatnas di Jakarta nanti sama dengan PPDI se Indonesia yang mana akan menyuarakan beberapa tuntunan. 

 

 

 

"Hari ini dari Bengkulu Utara kita lepas perwakilan  30 orang. Dari Provinsi Bengkulu totalnya sekitar 200 orang. Tuntunan kita dari BU, Provinsi Bengkulu sama dengan tuntunan PPDI se Indonesia," tegas Ibnu Majah. 

 

 

 

Ibnu Majah menjelaskan, tuntutan yang akan disuarakan dalam Silatnas 4. Pertama, status perangkat desa. Kedua kesejahteraan perangkat desa. Ketiga masa jabatan perangkat desa. Keempat terkait pemberhentian perangkat desa.

 

 

Pertama, terkait status perangkat desa, itu diminta bagian dari ASN. Kedua, kesejahteraan perangkat desa berdasarkan ijazah dan masa kerja yang akan membedakan gaji setiap perangkat desa.

 

 

 

Ketiga, tentang masa jabatan yang mana menuntut sama dengan undang-undang saat ini. Yakni hingga 60 tahun.

 

 

 

Keempat, tentang pemberhentian perangkat desa, diminta pergantian perangkat desa harus sesuai dengan peraturan dan undang-undang yang berlaku.

 

 

 

Karena, saat ini banyak pergantian perangkat non prosedur. Ganti Kades ganti perangkat.

BACA JUGA:1000 Orang Bengkulu Dapat Bantuan Tabung Gas 3 Kg dan Uang Tunai Rp 1,2 juta

 

 

''Disini kami minta Mendagri untuk menerbitkan NIPD segera agar pemberhentian perangkat desa tidak semena-mena kehendak Kades," ujarnya. 

 

 

 

Disinggung dari mana dana keberangkatan puluhan perangkat desa ini, Ibnu Majah menjelaskan murni dari sumbangan masing-masing perangkat desa se Bengkulu Utara. 

 

 

 

"Kalau untuk biaya keberangkatan, khusus dari Bengkulu Utara ini sendiri murni dari sumbangan masing-masing perangkat desa se Bengkulu Utara. Karena, memang sudah jadi kesepakatan bersama sebelumnya," ujarnya. 

 

 

 

 Ibnu Majah, A. Md berpesan kepada kawan-kawan yang berangkat ke Jakarta agar menjaga nama baik daerah masing-masing. Sampaikan keinginan secara damai dan kondusif. 

 

 

BACA JUGA:Harga Beras di Kota Bengkulu Masih Tinggi, Ini kata Pedagang

"Silakan sampaikan keinginan kita secara damai dan kondusif. Jangan sampai nama daerah kita tercoreng. Terutama Provinsi Bengkulu dan khususnya Kabupaten Bengkulu Utara," tegas Ibnu Majah yang juga Sekdes Datar Ruyung, Arga Makmur, Bengkulu Utara. 

 

Sumber: