Enak, Mahasiswi Ini Manfaatkan Waktu Luang untuk Cari Uang

Enak, Mahasiswi Ini Manfaatkan Waktu Luang untuk Cari Uang

Inilah Keripik Bekayu yang berhasil diolah mahasiswi Bengkulu-Pito-

 

BENGKULU, RADARBENGKULUONLINE.COM - Singkong dikenal dengan sebutan ketela pohon atau ubi kayu yang termasuk tumbuhan umbi akar.

 

 

Ubi singkong merupakan sumber energi yang kaya karbohidrat, namun sangat miskin akan protein.

 

 

Sumber protein yang bagus justru terdapat pada daun singkong. Karena, mengandung asam amino metionin.

BACA JUGA:Begini, Strategi Pemkab Mukomuko Isi Pegawai RS Pratama di Ipuh Yang Akan Dibangun

BACA JUGA:Bengkulu Utara Ikut Rapat Tekan Inflasi dengan Mendagri

 

 

Singkong merupakan tanaman tropis yang berasal dari Benua Amerika Selatan, tepatnya di negara Brasil.

 

 

Setelah itu tanaman ini tersebar di penjuru dunia, dimulai dari Afrika dan masuk ke Indonesia pada abad ke 18. 

 

 

Butuh waktu lama singkong menyebar ke daerah lain, terutama ke Pulau Jawa.

BACA JUGA:Transformasi dan Inovasi Jadi Kunci BNI Cetak Laba Tertinggi Sepanjang Sejarah

BACA JUGA:Sampaikan 5 Tuntutan, Massa Geruduk Kantor Bupati Benteng, Sayangnya Pj Bupati Keluar

 

 

Singkong juga banyak dimanfaatkan  warga Indonesia untuk olahan makanan dari  jenis keripik dan  lain-lain. 

 

 

Salah satunya mahasiswi UIN FAS Bengkulu.

 

 

Hajja Vandini, Prodi Komunikasi Penyiaran Islam  adalah salah satu wirausaha muda yang memanfaatkan singkong untuk dijadikan olahan makanan keripik dengan nama Kripik Bekayu untuk dijual. 

BACA JUGA:Di Rumah Bung Karno, Erick Thohir Bilang Dapat Pelajaran Berharga

BACA JUGA:201 PPS Diminta Jujur, Profesional dan Bekerja Keras Untuk Menyukseskan Pemilu 2024

 

 

Keripik singkong (Bekayu) yang dibuatnya ini enak dan kalangan mahasiswa juga suka akan makanan ringan yang diolahnya ini.

 

 

Kalau harga satu bungkus itu hanya Rp 8 ribu dan  lakunya dalam seminggu itu   lymayan juga.

 

 

''Awal mulanya saya kepikiran  untuk memasak keripik itu saat pandemi  masih melanda  dan saya saat itu masih kuliah  daring,'' ujarnya saat ditemui RADARBENGKULUONLINE.COM Selasa (24/1). 

 

 

Saat itu, lanjutnya, ''Saya berpikir  untuk mengolah  singkong untuk diolah, terus dijual, dari situlah awal mulanya  saya bisa menjual keripik bekayu, ''tambah dia. 

BACA JUGA:Soal Sawit, Menteri BUMN Erick Thohir Ada Obrolan Serius Bersama Gubernur Rohidin, Mau Tau?

BACA JUGA:Buah Sawit Masyarakat Kerap Busuk Gara-Gara Jalan Buruk, Distan Mukomuko Lakukan Ini

 

 

Teman-temannya di kampus  sangat mendukungnya dalam  menekuni usaha ini.

 

 

''Cara saya  membagi waktu dengan kuliah, saya hanya  memanfaatkan waktu luang saja.' 

 

 

 

Sumber: