Bansos Beras 30 Kilogram Dibagikan untuk Warga Bengkulu

Bansos Beras 30 Kilogram  Dibagikan untuk Warga Bengkulu

Gubernur Rohidin Cek Stok beras di Gudang Bulog-Windi Junius-

 

RADARBENGKULU, DISWAY.ID -  Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional Bengkulu melepas penyaluran bantuan sosial (bansos ) beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) tahun 2023 untuk wilayah Provinsi Bengkulu, di Gudang Bulog Sidomulyo Kota Bengkulu, Kamis (6/4/23).

 

 

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan dalam penyaluran CPP tersebut sebanyak 1,697.440  ton beras didistribusikan ke wilayah Kabupaten/Kota dengan tujuan untuk mengurangi beban calon penerima bantuan. Sehingga sedikitnya ada 169,744 masyarakat yang akan  menerima bantuan beras sebanyak 30 kilogram. 

BACA JUGA: Hiking Pramuka, MIN 1 Bengkulu Tengah Latih Ketangkasan Siswa

 

Penyaluran CPP akan melalui tiga tahap dengan besaran per keluarga penerima manfaat sebanyak 10 kilogram satu tahapnya. Sehingga keluarga penerima manfaat akan mendapatkan 30 kilogram bersama nantinya. 

 

 

"Bantuan ini disalurkan berbentuk beras yang dapat membantu dan mengurangi beban penerima manfaat dengan tepat sasaran dan diharapkan bisa berjalan dengan lancar dikarenakan program nasional dari Badan Pangan Nasional," katanya. 

BACA JUGA: Sorban, Paket Wisata, Tour dan Liburan Termurah

 

Kepala Bulog Bengkulu, Bahtiar AS mengatakan, program ini diberikan untuk membantu masyarakat dari masalah pangan. Apalagi, kata dia, dimasa menjelang Idul Fitri 1444 Hijriah ini beras menjadi kebutuhan pokok yang sangat diperlukan masyarakat. 

 

 

Program bantuan ini akan dilakukan sebanyak tiga kali, dan pada bulan April ini ditargetkan selesai sebelum masa lebaran datang. Ia menjelaskan beras yang diberikan pada bantuan kali ini merupakan beras yang tersedia di gudang Bulog yang juga beras hasil dari petani Lampung. 

BACA JUGA:Usulan Penambahan Dapil Ditolak KPU RI, Benteng - Kepahiang Batal Jadi Dapil 4

 

Ia berharap dengan program bantuan sosial cadangan pangan pemerintah ini dapat mengurangi dampak inflasi yang terjadi saat ini. "Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam menangani inflasi," katanya

 

 

Kemudian ia menambahkan untuk program ini hanya dilakukan pada bulan Ramadan ini saja .karena ia menilai kenaikan Inflasi terjadi pada pada bulan  bulan Ramadhan saja, mengingat kebutuhan baha pokok meningkat. "Iya kerena tiga bulan ini saja (terjadi kenaikan inflasi, " ungkapnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: https://radarbengkulu.disway.id