Usai Pasang Tapal Batas, Kini Luas Tahura Geluguran Bengkulu Selatan 950 Hektar

Usai Pasang Tapal Batas, Kini Luas Tahura Geluguran Bengkulu Selatan 950 Hektar

Kepala Dinas LHK BS Haroni,SP foto bersama usai melakukan pengukuran luasan Tahura bersama Kepala BPKH Lampung-Fahmi-radarbengkulu

RADARBENGKULU - Pemerintah Daerah Bengkulu Selatan belum  melakukan pengusulan pembangunan Taman Hutan Raya (Tahura) Geluguran dari APBN maupun APBD Bengkulu Selatan tahun 2024 ini.

Pasalnya, Pemerintah Daerah  baru selesai melakukan pengukuran luasan Tahura tersebut dan belum ada penetapan secara resmi.

BACA JUGA:Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Bengkulu Selatan Tuntaskan Kesulitan 30 Perizinan

 

Saat ini pihak DLHK Bengkulu Selatan sudah mengirimkan proposal usulan penetapan ataupun pengesahan luasan tersebut ke Kementerian LHK untuk disahkan dan pembuatan Surat Keputusan(SK) dari Kementerian LHK.

Kepala DLHK Bengkulu Selatan, Haroni,SP mengatakan, untuk pengukuran sudah diselesaikan dengan pemasangan tapal batas oleh tim TPB yang dikomandoi oleh Kepala BPKH Lampung. Atas usulan Pemkab Bengkulu Selatan melalui Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi,SE.MM ditetapkan ukurannya 950 hektar.

BACA JUGA:Pelayanan Makin Baik, Ombudsman dan KemenPAN RB Berikan Penghargaan untuk OPD Bengkulu Selatan

 

"Sebelumnya, luas Tahura hanya 530 hektar. Setelah dilakukan permintaan pembebasan lahan dari pihak Kementerian saat ini luas Tahura mencapai 950 hektar. Dari jumlah lahan yang kita miliki inilah nanti akan kita lakukan berbagai macam pembangunan di  Tahura,"papar Haroni diruang kerjannya, Rabu, 27 Desember 2023.

Kepada seluruh tim TPB  yang sudah bekerja keras menyelesaikan pekerjaan tapal batas, pihaknya mengucapkan terima kasih. Sedangkan kepada masyarakat, khususnya warga Desa Air Tenam dan Kayu Ajaran untuk menjaga dan melestarikan hutan untuk  anak cucu nantinya.

BACA JUGA:Sudah Dianggarkan, PUPR Bengkulu Selatan akan Buat Jalan Hotmix di Tiga Desa Ini

 

Kalau nantinya tapal batas ini sudah disahkan oleh Kementerian, kemungkinan pembangunan  segera diusulkan. Seperti, untuk pembuatan jalan, pembuatan kebun budidaya, pembangunan wisata air terjun dan lainnya.

"Untuk persyaratan yang kita usulkan ke Kementerian, mudah - mudahan dalam waktu satu atau dua bulan kedepan  akan mendapatkan SK dari Kementerian. Semoga Tahura ini akan menjadi Ikon Bengkulu Selatan untuk masyarakat berkunjung, baik dari luar maupun dari dalam daerah Bengkulu Selatan,"pungkas Haroni.(*) 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: radarbengkulu