radarbengkuluonline.id -- Para pembaca rahimakumullah, tidak terasa hari ini kita sudah memasuki hari Jumat lagi. Untuk itu, redaksi sudah menyiapkan khutbah Jumat untuk pembaca semua. Judulnya, Berlindung Dari Empat Keburukan.
Materi ini ditulis oleh Ustadz Ahmad Sidik, S.Mn. Rencananya, materi ini akan disampaikan saat menjadi khatib shalat Jumat di Masjid Nurul Yaqin, Jalan Setia Negara Kelurahan Kandang Mas, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu.
Apa saja isi materi khutbahnya, silahkan dibaca langsung tulisannnya dibawah ini. Selamat membaca! Semoga ada manfaatnya bagi kita semua.
Jamaah shalat Jumat rahimakumullah
Alhamdulillah segala puji syukur marilah senantiasa kita panjatkan kepada satu -satunya Dzat yang berhak disembah, diagungkan, dan disucikan, dialah Allah jalla jalaluh. Penguasa dan pencipta alam semesta beserta apa yang ada di dalamnya.
Shalawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, keluarga, sahabat dan orang-orang yang senantiasa meneladani mereka dengan ihsan, sampai datangnya hari kebangkitan.
Pada kesempatan yang mulia ini, kembali khatib menasihatkan khususnya untuk diri khatib pribadi, dan umumnya kepada jamaah sekalian untuk senantiasa meningkatkan iman dan taqwa kita, dengan melazimi amal-amal saleh dan meninggalkan segala hal yang dibenci oleh Allah Ta’ala.
Kaum muslimin rahimakumullah
Di antara doa yang sering dilantunkan oleh Nabi Muhammad shallallahu ‘alahi wasalallam, sebagaimana yang diriwayatkan oleh Imam at-Tirmidzi No. 3482 dan Imam Abu Daud No. 1549, dari Abdullah Bin Amru, adalah doa meminta perlindungan kepada Allah Ta’ala dari empat keburukan.
“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari hati yang tidak pernah khusuk, dari doa yang tidak didengar, dari nafsu yang tidak pernah puas, dan dari ilmu yang tidak bermanfaat. Ya Allah, aku berlindung kepadamu dari empat keburukan ini.”
Pada doa di atas, Nabi kita mengajarkan untuk berlindung kepada Allah dari empat perkara. Keempat perkara tersebut wajib dijauhi oleh setiap Muslim, karena darinya akan lahir berbagai macam keburukan dan kerusakan.
Pertama: Berlindung dari hati yang tidak pernah merasakan khusuk