Timnas FA7 Indonesia Persembahkan Medali Perak Dunia

Timnas FA7 Indonesia Persembahkan Medali Perak Dunia

Tim Football Association (FA) 7 harus puas meraih medali perak di kejuaraan IFA7 World Championship 2026 usai dibantai Honduras 2-9-Tim Redaksi/Ist-radarbengkulu

radarbengkuluonline.id, Honduras - Tim Football Association (FA) 7 harus puas meraih medali perak di kejuaraan IFA7 World Championship 2026 usai dibantai Honduras 2-9.

Seperti dikutip dari laman disway.id, meskipun skuad Garuda hanya mampu mencapai partai final, namun hasil tersebut tak membuat Presiden FA7 Indonesia Bambang Pramukantoro kecewa dengan pencapaian para pemain. Pasalnya, tim FA7 memberikan kado istimewa di hari lahirnya Pancasila dengan satu sejarah yang dicatatkan.

BACA JUGA:Wabup Kaur: Jadikan Pancasila Semangat Tingkatkan Pelayanan Publik



"Pencapaian Timnas Indonesia menjadi runner-up sudah sangat luar biasa di Piala Dunia IFA7 World Championship ini. Berkat kasih karunia tuhan, bangsa Indonesia masih diberikan kesempatan untuk tampil di Piala Dunia," ungkap Bambang.

Tim nasional sepak bola 7 Indonesia membuat perjalanan yang mengesankan selama tampil di Honduras. Salah satunya adalah menciptakan kejutan besar dengan menyingkirkan tim kuat Brasil di babak semifinal. Kendati demikian, Indonesia tampil tidak dengan kekuatan terbaik di partai puncak karena dua pemain cedera serta hanya dengan sisa-sisa energi setelah menjalani laga sengit melawan Brasil yang berakhir dengan adu penalti.

Lalu, Bambang menyebut bahwa keberhasilan meraih medali perak di salah satu panggung internasional merupakan sebuah persembahan spesial bagi seluruh rakyat Indonesia yang sedang memperingati Hari Lahir Pancasila. Selain itu, lanjut Bambang, bisa menyingkirkan Brasil di babak sebelumnya adalah prestasi yang perlu mendapat jempol.

"Kami persembahkan kemenangan ini kepada bangsa Indonesia. Ini satu kebanggaan tersendiri, Indonesia berhasil mengalahkan Negeri Samba. Kami akan berlatih lebih keras ke depan dan lebih disiplin lagi agar prestasi kita semakin gemilang di masa yang akan datang," ungkap dia.

Bambang menegaskan komitmennya untuk membesarkan FA7 Indonesia hingga menjangkau seluruh daerah dari Aceh sampai Papua. Menurutnya, sepak bola tujuh pemain memiliki potensi besar berkembang karena tidak membutuhkan fasilitas seluas sepak bola konvensional. 

"Kami akan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada seluruh anak bangsa dari seluruh pelosok Republik Indonesia untuk menunjukkan bakat terbaik mereka," pungkas Bambang.

Dengan raihan medali perak IFA7 World Championship 2026, Indonesia tidak hanya mencatat sejarah baru di pentas internasional, tetapi juga membuka harapan besar bagi lahirnya generasi baru pemain FA7 yang mampu membawa Merah Putih meraih gelar juara Dunia pada masa mendatang.

 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: