Ciri Jasad Perempuan Tanpa Identitas di Pantai Lampung Selatan Mirip Warga Bengkulu Selatan

 Ciri Jasad Perempuan Tanpa Identitas di Pantai Lampung Selatan Mirip Warga Bengkulu Selatan

jasad perempuan di lampung Selatan itu memiliki ciri-ciri yang sama dengan masyarakat Bengkulu selatan yang sebelumnya hanyut di sungai kedurang-fahmi-

 

RADAR BENGKULU, MANNA - Penemuan jasad seorang perempuan tanpa identitas di Pantai Kelapa Doyong Kelurahan Kalianda Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan menjadi perhatian Pemerintah Bengkulu Selatan.

Hal ini karena jasad perempuan di lampung Selatan itu memiliki ciri-ciri yang sama dengan masyarakat Bengkulu selatan yang sebelumnya hanyut di sungai kedurang

Temuan jasad perempuan tanpa identitas di lampung itu banyak diperbincangkan masyarakat yang tersebar di media sosial Facebook.

Berdasarkan ciri - ciri pakaian yang gunakan sama dengan korban hanyut disungai Kedurang.

Menyikapi hal tersebut Kepala BPBD Bengkulu Selatan Hen Yepi,S.PS langsung melakukan koordinasi ke perangkat pemerintah yang ada di Lampung Selatan. 

Untuk memberitahukan kondisi yang ditemukan di Kabupaten Lampung Selatan.

BACA JUGA:Gusnan Mulyadi Bupati Kesayangan Bengkulu Selatan Siap Maju di Pemilihan Gubernur Bengkulu Tahun 2024

BACA JUGA:Dewan Pers: RADAR BENGKULU Online Terverifikasi, Legitimasi dan Kepercayaan Publik Terpenuhi

"Dari penemuan jenazah di Pantai Kelapa Doyong Kelurahan Kalianda Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) Provinsi Lampung tersebut. Kemungkinan warga kita yang hanyut kemaren. Saat ini  Kepala Desa(Kades) dan keluarga dalam perjalanan menuju Lampung menggunakan ambulan Puskesmas Kedurang dan saat ini sudah berangkat,"ujar Hen diruangnnya Jum'at 22 Maret 2024.

Berdasarkan ciri - ciri pakaian tersebut diduga kuat merupakan salah satu korban dari tiga warga Kedurang yang belum ditemukan setelah dilakukan pencarian beberapa Minggu yang lalu. Dan pihak keluarga sudah berangkat untuk menjemput serta lebih memastikan kondisinya.

Kalau dari ciri-ciri pakaian yang digunakan sama persis yang digunakan oleh Marsanaini (51) warga Desa Keban Agung II Kecamatan Kedurang. Yang saat itu ikut juga terseret arus yang cukup deras disungai Kedurang

"Semoga pihak keluarga yang menjemput bisa selamat sampai tujuan,serta mayat yang ditemukan memang adalah Marsanaini warga kita,kalau Memeng itu benar artinya tinggal dua korban lagi yang belum ditemukan,"pungkas Hen.

BACA JUGA:591 Guru Tidak Tetap Provinsi Bengkulu Terima SK Gubernur

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: