Tradisi Lisan Talibun Melayu Bengkulu

Ada yang tahu apa itu Talibun? Apakah pernah mendengar Talibun? Untuk diketahui. Talibun merupakan salah satu tradisi lisan masyarakat Melayu Kota Bengkulu. Talibun disampaikan dengan nada yang memiliki intonasi. Talibun bukan hanya bentuk puisi atau pantun, tetapi juga menjadi media untuk menyampaikan nasihat, nilai adat, pendidikan moral, agama, hiburan, dan identitas budaya. Talibun merupakan puisi lama Melayu dengan struktur sampiran dan isi. Dalam penelitian lapangan di Kota Bengkulu ditemukan bentuk 4 dan 6 baris. Bentuk 4 baris terdiri atas 2 sampiran dan 2 isi, sedangkan bentuk 6 baris terdiri atas 3 sampiran dan 3 isi. Talibun digunakan dalam Bimbang Gedang atau perkawinan adat, Penyambutan tamu kehormatan, Musyawarah adat, Pertunjukan dan festival budaya. Isi lisan Talibun sarat dengan nilai religius, moral, sosial, budaya, dan pendidikan. Tim peniliti sangat berharap tindaklanjut dari hasil penelitian ini Talibun dapat dilestarikan melalui pembelajaran di sekolah, festival dan perlombaan, sanggar seni, dokumentasi audio-visual,serta pemanfaatan media digital. Penelitian adalah bahwa talibun merupakan bagian penting dari warisan budaya tak benda masyarakat Melayu Bengkulu. Talibun bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi media untuk menyampaikan nilai moral, agama, adat, pendidikan,dan ekspresi perasaan.