Hati-Hati, Ini Daftar Penyakit yang Sering Muncul Usai Lebaran

Hati-Hati,   Ini Daftar Penyakit yang Sering Muncul Usai Lebaran

Hati-Hati, Ini Daftar Penyakit yang Sering Muncul Usai Lebaran-Tim Redaksi/Ist-radarbengkulu

radarbengkuluonline.id - Penyakit setelah Lebaran sering terjadi karena perubahan pola makan yang drastis. Konsumsi makanan berlemak dan manis meningkat tajam saat hari raya. Inilah alasan kenapa banyak orang jatuh sakit usai Idulfitri.

Seperti dikutip dari laman harian disway, setelah sebulan berpuasa, tubuh perlu adaptasi kembali. Namun saat Lebaran, banyak orang justru makan berlebihan tanpa kontrol. Hal ini memicu gangguan kesehatan dalam waktu singkat.

BACA JUGA:Tips Menghangatkan Opor dan Rendang Tanpa Kehilangan Cita Rasanya

Nah, kondisi ini bukan hal baru dan sering terjadi setiap tahun. Bahkan, beberapa penyakit bisa kambuh lebih parah jika tidak diantisipasi. Berikut daftar penyakit yang perlu diwaspadai.

1. Gangguan Pencernaan 
Gangguan pencernaan seperti perut kembung sering terjadi setelah Lebaran. Ini akibat konsumsi makanan bersantan dan berminyak secara berlebihan.

Sistem pencernaan yang sebelumnya terbiasa ringan jadi kaget. Akibatnya muncul rasa tidak nyaman hingga mual.
Kolesterol Naik 

Makanan khas Lebaran banyak mengandung lemak jenuh. Seperti rendang dan opor yang bisa memicu kenaikan kolesterol.

Kalau dikonsumsi berlebihan, risiko penyakit jantung meningkat. Terutama bagi yang sudah punya riwayat sebelumnya.

2. Asam Lambung (Maag) 
Akibat perubahan pola makan bisa memicu kenaikan asam lambung. Terutama jika makan tidak teratur saat silaturahmi.
Makanan pedas dan santan juga memperparah kondisi. Gejalanya berupa nyeri dada hingga mual.

3. Gula Darah Naik 
Kue kering dan minuman manis jadi favorit saat Lebaran. Namun, mengonsumsinya secara berlebihan bisa meningkatkan gula darah.

Nah, hal ini berbahaya bagi penderita diabetes. Bahkan orang sehat juga bisa merasakan efek lemas.

4. Tekanan Darah Tinggi 
Makanan tinggi garam bisa memicu hipertensi. Kondisi tersebut bisa memicu kegawatan jika ditambah pola istirahat yang kurang saat Lebaran.

Kondisi ini sering tidak disadari sejak awal. Gejalanya baru terasa saat sudah cukup parah.

Lebaran memang identik dengan makanan enak dan melimpah. Namun,  penting menjaga pola makan agar tubuh tetap sehat. Nikmati secukupnya, agar momen bahagia tidak berubah jadi masalah kesehatan. 

 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: