KHUTBAH IDUL FITRI: Menjaga Kemabruran Puasa Pasca Idul Fitri Membangun Manusia Berkarakter

Minggu 30-03-2025,03:40 WIB
Reporter : Adam
Editor : Azmaliar Zaros

 

Kehancuran yang terjadi di bumi dari masa ke masa karena ulah tangan-tangan manusia. Kerusakan di darat, laut dan pencemaran di udara tidak dapat dielakkan lagi apabila manusia tidak dapat mengendalikan hawa nafsunya.

Di dalam surat Ar Rum ayat 41, Allah berfirman:

 

ظهر الفساد في البر والبحر بما كسبت ايدي الناس ليذيقهم بعض الذي عملوا لعلهم يرجعون

 

“Telah nampak kerusakan di daratan dan di lautan disebabkan karena perbuatan tangan manusia. Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari akibat perbuatan mereka agar mereka kembali ke jalan yang benar.”

Ayat di atas berbicara tentang kerusakan alam, yang sejatinya dapat dianalogikan dengan kerusakan sosial. Sahabat Abu bakar as Shiddiq menganalogikan kerusakan alam dengan kerusakan sosial. Beliau menafsirkan Surat Ar Rum ayat 41:

 

البر هو اللسان والبحر هو القلب. فاءذا فسد اللسان بكت عليه النفوس, واذا فسد القلب بكت عليه الملائكة

 

“Daratan yang dimaksud adalah lisan dan laut yang dimaksud adalah hati. Jika lisan manusia rusak, maka menangislah manusia yang lainnya, dan jika hati yang rusak maka malaikat akan menangis.  

 

  اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ، وَاللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ 

 

 

Kategori :