Tapping Box dan Water Meter Tingkatkan Tata Kelola Pendapatan Daerah
Pemerintah Daerah dan pihak Kepolisian bersinergi untuk meningkatkan PAD di Bengkulu Selatan -Fahmi-radarbengkulu
radarbengkuluonline.id, Manna - Wakil Bupati Bengkulu Selatan Yevri Sudianto membuka kegiatan Tapping Box dan Water Meter.di Ruang Cascading Rumah Dinas Bupati Bengkulu Selatan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan dalam memperkuat sistem pengelolaan pendapatan daerah melalui pemanfaatan teknologi yang lebih modern, transparan, dan akuntabel.
BACA JUGA: Mendagri Minta Pemda Waspadai Kenaikan Harga Pangan
"Dengan kegiatan ini menurut saya, sosialisasi Tapping Box dan Water Meter merupakan langkah strategis untuk meningkatkan tata kelola pendapatan daerah, sekaligus mendorong pelayanan publik yang semakin berkualitas," papar Yevri.
Yevri juga berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan sosialisasi dengan sungguh-sungguh. Sehingga materi yang disampaikan dapat dipahami dan diterapkan secara optimal di lapangan.
Dalam upaya meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menggelar kegiatan Sosialisasi Pemasangan Tapping Box dan Water Meter.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkulu Selatan, Kepala Badan Pendapatan Daerah, Kasi Datun Kejaksaan Negeri Bengkulu Selatan, Kepala Cabang Bank Bengkulu, Kanit Tipidter Satreskrim Polres Bengkulu Selatan Ipda Meki Sumarno selaku narasumber, serta para pelaku usaha rumah makan, hotel, dan tempat karaoke di Kabupaten Bengkulu Selatan.
Dalam kesempatan tersebut, Ipda Meki Sumarno juga menyampaikan materi terkait aspek hukum dan pentingnya kepatuhan para pelaku usaha terhadap kebijakan pemasangan Tapping Box dan Water Meter sebagai instrumen pengawasan transaksi usaha maupun pemanfaatan air tanah yang menjadi dasar penghitungan pajak daerah.
Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para pelaku usaha mengenai kebijakan pemasangan perangkat Tapping Box dan Water Meter menjelaskan mekanisme pemasangan, penggunaan, hingga pemeliharaannya.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah diskusi antara Pemerintah Daerah, Aparat Penegak Hukum, dan para pelaku usaha guna menyerap berbagai masukan serta menyelesaikan berbagai persoalan yang mungkin timbul dalam implementasinya.
Melalui pemasangan perangkat tersebut, pemerintah berharap proses penghitungan pajak daerah dapat dilakukan secara lebih transparan, objektif, dan akurat, sehingga mampu meminimalisir potensi kebocoran pendapatan daerah sekaligus menciptakan iklim usaha yang sehat dan berkeadilan.
Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Aron Sebastian, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Reskrim AKP Reno Wijaya, S.E., M.H., yang disampaikan oleh Kanit Tipidter Ipda Meki Sumarno selaku narasumber dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa Polres Bengkulu Selatan mendukung penuh setiap program pemerintah daerah yang bertujuan meningkatkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
"Pemasangan Tapping Box dan Water Meter bukan semata-mata untuk melakukan pengawasan, melainkan sebagai bentuk transparansi dalam pengelolaan pajak daerah, sehingga hak dan kewajiban antara Pemerintah dengan pelaku usaha dapat berjalan secara adil. Polres Bengkulu Selatan siap mendukung kebijakan ini agar dapat terlaksana sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," ujar Meki
Dalam penyampaiannya, Meki juga mengimbau seluruh pelaku usaha agar tidak melepas, memindahkan, ataupun merusak perangkat Tapping Box maupun Water Meter yang telah dipasang tanpa adanya izin dari instansi yang berwenang.
Tindakan tersebut dapat menghambat proses pengawasan serta berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum apabila dilakukan dengan sengaja.
"Kami mengajak seluruh pelaku usaha untuk mendukung program pemerintah daerah dengan menjaga perangkat yang telah dipasang. Jangan melepas ataupun memindahkannya tanpa izin resmi. Kepatuhan terhadap aturan merupakan bentuk partisipasi nyata dalam mendukung pembangunan daerah melalui peningkatan pendapatan asli daerah," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
