Kemenhaj Launching Aplikasi Haji dan Umrah Store
Menteri Haji dan Umrah, Moch. Irfan Yusuf, melakukan soft launching aplikasi Persiapan Haji yang kini hampir mencapai 100 persen-Tim Redaksi/Ist-radarbengkulu
radarbengkuluonline.id, Tangerang-- Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Republik Indonesia Moch. Irfan Yusuf, menegaskan komitmen peningkatan kualitas layanan haji 1447 H/2026 M melalui penguatan digitalisasi, transparansi, dan pengawasan menyeluruh.
Seperti dikutip dari laman disway.id, Kementerian Haji dan Umrah telah melakukan soft launching aplikasi Persiapan Haji yang kini hampir mencapai 100 persen. aplikasi ini menjadi bagian dari transformasi layanan berbasis digital guna meningkatkan kesiapan jemaah. Selain itu, Menhaj juga memperkenalkan aplikasi Haji dan Umrah Store sebagai inovasi layanan untuk memudahkan jemaah.
BACA JUGA:Ini Rahasia Irit Bensin saat Macet dalam Perjalanan
“Aplikasi Haji dan Umrah Store kami hadirkan agar jemaah tidak terbagi fokusnya pada urusan belanja oleh-oleh dan logistik. Jemaah dapat lebih khusyuk beribadah, sementara kebutuhan lainnya difasilitasi dengan baik,” kata Gus Irfan di Tangerang, Rabu malam, 8 April 2026.
Sebagai bagian dari peningkatan layanan, distribusi kartu Nusuk akan dilakukan di Indonesia sebelum keberangkatan guna memastikan kelancaran mobilitas jemaah di Arab Saudi.
Menhaj menegaskan pentingnya transparansi dalam pengambilan kebijakan, termasuk dalam pemilihan vendor layanan bagi jemaah haji. Dalam aspek pengawasan, Kementerian bersama Komisi VIII DPR RI terus melakukan evaluasi di lapangan. Saat ditemukan fasilitas hotel yang kurang layak, langsung dilakukan koordinasi hingga dilakukan penggantian.
Ia menekankan bahwa berbagai catatan negatif pada penyelenggaraan haji tahun sebelumnya tidak boleh terulang kembali. “Permasalahan seperti keluarga terpisah, keterlambatan distribusi Nusuk, konsumsi pada hari tasyrik, hingga transportasi harus menjadi perhatian serius. Tidak ada toleransi,” tegasnya.
Menhaj mengajak seluruh pihak untuk menjadikan pelayanan sebagai bagian dari ibadah. “Jadikan pelayanan kepada jemaah sebagai niat ibadah yang penuh keikhlasan agar menghadirkan keberkahan. Saya optimistis penyelenggaraan haji tahun ini akan berjalan lancar, aman, dan penuh berkah,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
