Tetap Waspada, Dinas Kesehatan Bengkulu Selatan Lakukan Foging di Daerah Rawan DBD

Tetap Waspada, Dinas Kesehatan Bengkulu Selatan Lakukan Foging di Daerah Rawan DBD

Petugas Dinas Kesehatan melakukan foging di Kecamatan Ulu Manna-Fahmi-radarbengkulu

RADARBENGKULU – Mengingat  kondisi cuaca yang tidak menentu belakangan ini,  Dinas Kesehatan (Dinkes) Bengkulu Selatan minta masyarakat  agar lebih waspada terhadap ancaman demam berdarah dengue (DBD).

Salah satu solusi yang dilakukan yaitu melakukan foging didaerah yang rawan terkena DBD.

BACA JUGA:Tidak Tunggu Waktu Lagi, Bupati Bengkulu Selatan Langsung Layani Masyarakat yang Membutuhkan

 

Kepala Dinkes Bengkulu Selatan, Didi Ruslan M.Si menjelaskan, penyakit DBD gampang menyerang karena perubahan  cuaca untuk itu. 

Masyarakat pun diimbau untuk mewaspadai penyakit, khususnya DBD.  Singkirkan tempat - tempat yang bisa menampung air sebagai wadah berkembangnya jentik nyamuk.

BACA JUGA:Mantan Kepala SMK IT Bengkulu Selatan Datang Sendiri Menjalani Penahanan

 

"Apalagi Bupati juga sudah menggerakkan seluruh desa untuk selalu bergotong royong setiap hari Jumat untuk membersihkan lingkungan. Kalau hanya ditangani oleh pihak Dinas ataupun Puskesmas tidak mungkin akan bisa. Karena, kebersihan lingkungan, kita sendiri yang menjaganya,"papar Didi Minggu, 21 Januari 2024.

Apalagi sampah bekas botol plastik, kaca, daun yang lebar  menjadi tempat nyamuk berkembangbiak. Sehingga masyarakat merasakan nyamuk di sekitar tempat tinggal menjadi banyak. Artinya, lingkungan yang ada disekitar bisa dikatakan kurang bersih.

BACA JUGA:Ini Penjelasan Bupati Bengkulu Selatan Soal Musyawarah Perencanaan Pembangunan

 

Masyarakat juga  harus mengenali gejala DBD. Apabila terjadi, lihat dan kenali gejalanya seperti  demam tinggi, kaki dingin, kadar trombosit menurun, terdapat peningkatan hematokrit dan komplikasi dengue shock syndrome (DSS). 

Dengue Shock Syndrome (DSS) adalah suatu infeksi dengue yang ditandai dengan gangguan sirkulasi. Proses terjadinya dengue shock syndrome demam pada DBD umumnya terjadi selama 2 sampai 7 hari dan menurun setelahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: radarbengkulu