KHUTBAH IDUL FITRI: Membangun Persatuan Dengan Hidup Berjamaah

KHUTBAH IDUL FITRI: Membangun Persatuan Dengan Hidup Berjamaah

Prof. Dr. H. Hery Noer Aly, MA-Adam-radarbengkulu

 

Kaum muslimin dan muslimat rahimakumullah

Hidup berjamaah bukan berarti sepi dari perbedaan yang seringkali memunculkan kesalahfahaman dan ketegangan hubungan. Namun, hal itu akan segera lenyap apabila setiap anggota jamaah mempunyai sikap dan berperilaku pemaaf. 

Sebagaimana firman Allah:

 

خُذِ الْعَفْوَ وَأْمُرْ بِالْعُرْفِ وَاَعْرِضْ عَنِ الْجٰهِلِيْنَ (الأعراف)

 

199.  Jadilah pemaaf, perintahlah (orang-orang) pada yang makruf, dan berpalinglah dari orang-orang bodoh.

 

وَسَارِعُوْٓا اِلٰى مَغْفِرَةٍ مِّنْ رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمٰوٰتُ وَالْاَرْضُۙ اُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِيْنَۙ الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ فِى السَّرَّۤاءِ وَالضَّرَّۤاءِ وَالْكٰظِمِيْنَ الْغَيْظَ وَالْعَافِيْنَ عَنِ النَّاسِۗ وَاللّٰهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِيْنَۚ  (آل عمران)

 

133.  Bersegeralah menuju ampunan dari Tuhanmu dan surga (yang) luasnya (seperti) langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa,

134.  (yaitu) orang-orang yang selalu berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, orang-orang yang mengendalikan kemurkaannya, dan orang-orang yang memaafkan (kesalahan) orang lain. Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan.

 

Atas dasar itu, setiap individu di dalam jamaah hendaknya tidak hanya memusatkan perhatian untuk menjalin hubungan dengan Allah, tetapi juga menjalin hubungan dengan sesama manusia. Ini yang kita sebut dengan hablumminal-Lah wa hablumminan-Nas. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: