Aktualisasi Nilai Kehidupan dari Keteladanan Keluarga Nabi Ibrahim AS

H. Ahmad Farhan, SS., M.Si-Adam-radarbengkulu.disway.id
Keempat, nilai keikhlasan. Ikhlas emang tidak mudah, tapi niscaya dan harus diikhtiarkan juga. Rasa ikhlas itulah yang akan melapangkan jiwa, memudahkan semua yang kita lakukan. Apalagi dalam upaya mendekatkan diri kepada Allah. Untuk itu, kalau bukan karena keikhlasan dan ketaqwaan, maka Allah mengisyaratkan dalam QS. Al-Hajj: 37 bahwa kurban yang kita lakukan dengan menyembelih hewan, menumpahkan darah dan daging yang disedekahkan tidak akan sampai kepada Allah.
Dengan demikian, keteladaan keluarga Ibrahim ini merupakan warisan penting yang sebisa mungkin diaktualisasikan dalam kehidupan hari ini.
Dibutuhkan ketahanan keluarga yang baik dan tangguh dalam merespon berbagai problem, tantangan hingga fitnah yang sangat dekat dan berkelindan kuat dalam kehidupan keluarga, masyarakat di semua aspeknya.
Potret keluarga Ibrahim AS telah mengajarkan kepada kita semua dalam mempertahankan dan memperkokoh jati diri sebagai seorang mukmin yang selalu berusaha untuk konsisten dan istiqamah pada jalan hidup yang benar. Apapun tantangan, keadaan dan bagaimanapun situasi serta kondisinya.
Jangan sampai ada generasi yang semasa muda menentang korupsi, tapi saat ia berkuasa atau dipercaya menjadi pejabat atau wakil rakyat di usianya yang sudah semakin tua justru ia sendiri yang melakukan korupsi.
Fenomena ini tidak jarang kita temukan dalam kehidupan hari ini. Ada orang yang tidak sanggup mempertahankan idealisme, sehingga apa yang dahulu diucapkan tidak tercermin dalam langkah dan kebijakan hidup yang ditempuhnya. Apalagi bila hal itu dilakukan karena terpengaruh oleh sikap dan prilaku orang lain yang tidak baik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: https://radarbengkulu.disway.id /aktualisasi nilai kehidupan dari keteladanan keluarga nabi ibrahim as