Ini Manfaat Buah Ceri untuk Kesehatan Kita
Ini Manfaat Buah Ceri untuk Kesehatan Kita-Tim Redaksi/Ist-radarbengkulu
radarbengkuluonline.id, Padang - Banyak orang berasumsi bahwa buah-buahan yang rasanya manis akan menyebabkan lonjakan gula darah yang besar. Namun, para ahli gizi justru merekomendasikan sebuah kabar baik bagi Anda yang sedang mengelola kondisi pra-diabetes maupun diabetes.
Seperti dikutip dari laman sumbar.disway.id, ahli gizi Brittany Poulson M.D.A. RDN CDCES menyatakan bahwa Anda bisa menjadikan buah ceri sebagai bagian dari diet harian. Alasannya sangat memikat, buah ceri termasuk kelompok buah dengan indeks glikemik rendah. Karakteristik unik ini membuat buah mungil tersebut tidak memicu lonjakan kadar gula tinggi saat Anda mengonsumsinya.
BACA JUGA:13 Juli Ditetapkan sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa
"Banyak orang berasumsi bahwa buah-buahan yang rasanya manis akan menyebabkan lonjakan gula darah yang besar, tapi ceri sebenarnya dianggap sebagai buah dengan indeks glikemik rendah, sebagian berkat serat, kandungan air, dan senyawa tumbuhan alami yang terkandung di dalamnya," kata Poulson melansir siaran Eating Well.
Hal senada dengan itu, ahli gizi olahraga Val Warner, M.S., RD, CSSD, CPT juga menegaskan keunggulan buah ceri. Makanan sehat ini tidak memicu lonjakan glukosa darah sedrastis sumber karbohidrat lainnya. "Anda mendapatkan semua rasa manis dan nutrisi tanpa fluktuasi gula darah yang drastis," tutur Warner.
Kandungan Nutrisi dan Rahasia Ceri Membantu Sensitivitas Insulin
Saat Anda mengonsumsi satu cangkir buah ceri beserta bijinya, tubuh Anda akan menerima sekitar 22 gram karbohidrat. Jumlah tersebut sudah mencakup 18 gram gula alami serta 3 gram serat.
Selain kaya serat, buah ceri juga menyimpan gudang antioksidan penting seperti antosianin, polifenol, vitamin C, dan beta-karoten. Kombinasi zat alami inilah yang bekerja aktif menjaga tubuh Anda.
Sementara itu, Ahli gizi Michelle Routhenstein, M.S., RD, CDCES, CDN memaparkan bahwa perpaduan serat dan polifenol alami di dalam ceri mampu memperlambat proses pencernaan serta penyerapan glukosa. Mekanisme kerja tersebut menghasilkan peningkatan gula darah secara lebih bertahap setelah Anda makan.
Yang tak kalah pentingnya lagi, kandungan antosianin dalam buah ceri juga memegang peranan krusial bagi sistem metabolisme. Berdasarkan penelitian, Warner menyampaikan bahwa senyawa antosianin dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin sekaligus mereduksi peradangan. Kedua elemen ini merupakan faktor kunci dalam keberhasilan pengaturan gula darah Anda.
Tips Mengonsumsi Ceri dan Aturan Porsi yang Tepat
Walaupun buah ceri menawarkan khasiat yang melimpah, para pakar gizi tetap mengingatkan Anda untuk selalu memperhatikan porsi harian demi mendukung kestabilan kadar gula darah. Pengendalian jumlah asupan menjadi kunci agar manfaatnya tetap optimal.
"Batasi porsi antara setengah hingga satu cangkir untuk menjaga beban karbohidrat tetap rendah," saran Routhenstein. Warner pun menambahkan peringatan serupa, "Lebih dari itu, beban gula mulai bertambah, bahkan dengan buah yang memiliki indeks glikemik rendah."
Lalu, Routhenstein juga membagikan tips cerdas bagi Anda saat berbelanja. Ia menyarankan Anda untuk memilih buah ceri utuh dalam kondisi segar atau beku, alih-alih membeli versi jus ceri atau konsentrat ceri kering. Produk ceri utuh memberikan volume makanan yang lebih banyak serta mengandung lebih sedikit karbohidrat per porsinya daripada produk jus ceri.
Sebagai pelengkap strategi diet Anda, para ahli gizi menganjurkan agar Anda memadukan buah ceri bersama sumber protein dan lemak sehat. Langkah kombinasi makanan ini efektif menekan lonjakan gula darah. Untuk menunya, Poulson merekomendasikan Anda memadukan buah ceri dengan yogurt saring gaya Yunani, keju, atau kacang-kacangan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
