KHUTBAH IDUL FITRI: Menjaga Kemabruran Puasa Pasca Idul Fitri Membangun Manusia Berkarakter

Prof. Dr. H. Zubaedi M. Ag M. Pd-Adam-radarbengkulu
Hal ini relevan dengan ada dua pesan Rasulullah ﷻ kepada Sayyidina Ali karramallahu wajhah saat bulan suci Ramadhan dan Syawal sebagaimana termaktub dalam kitab Washiyyatul Musthafa:
Pertama, saat Ramadhan Nabi meminta agar bepuasa dengan meninggalkan semua keharamannya. Hasilnya adalah surga.
Dan kedua, ketika memasuki bulan Syawal, disunnahkan berpuasa enam hari sebagai ibadah terusan Ramadhan. Dan hasil dari pahalanya sama dengan puasa selama satu tahun.
Dua nasihat Rasulullah Saw itu mengandung empat makna yang dapat kita jalankan selama hidup:
Pertama, menghormati bulan suci Ramadhan dengan amalan shalih.
Kedua, tetap menjaga kesucian bulan Syawal dengan puasa sunnah.
Ketiga, selalu beramal shalih setiap saat.
Dan keempat, tidak merubah pola hidup di luar bulan Ramadhan, dengan menjaga kualitas rohani yang sudah meningkat selama bulan Ramadhan.
اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ، وَاللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ
Ma’asyiral Muslimin jamaah shalat Idul Fitri rahimakumullah
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: