Inilah Kisahnya Fatmawatidan Bung Karno di Bengkulu (16) - Tinggal bersama di Rumah Nenek

Inilah Kisahnya  Fatmawatidan Bung Karno di Bengkulu (16) - Tinggal bersama   di Rumah Nenek

Inilah ruang tamu Rumah Pengasingan Bung Karno di Bengkulu-Azmaliar Zaros-radarbengkulu.disway.id

‘’Koom Fat ga met mij mee! (ayo Fat, ikuti aku!)’’ ujar gurunya.

‘’Goed zuster,’’ jawab Fatmawati dengan hati risau- ada apa gerangan aku dipanggil dan disuruh mengikutinya?

Gurunya itu terus berjalan. Jalannya gagah dan berlenggang dan termasuk rupawan.

BACA JUGA:Minum Teh Pagi Hari Itu Sangat Bermanfaat untuk Kesehatan

 

Rupanya dia disuruh masuk ke ruangan tempat zuster-zuster bersembahyang . Di situ nampak sebuah piano. Zuster itu menuju tempat piano dan berkata, kau turuti irama pianonya ya. Fatmawati mengikuti dan mendengarkannya dan mengikuti irama piano yang mengalun merdu.

BACA JUGA:Ini Manfaat Biji Asam Jawa Bagi Kesehatan

Setelah beberapa kali zuster memperdengarkan lagu itu, ia memberi penjelasan bahwa dia ditugaskan untuk menghafal nyanyian itu dan direncanakan memegang peran sebagai Bunda Maria pada perayaan malam Kudus tanggal 24 Desember 1938.(bersambung)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: https://radarbengkulu.disway.id /inilah kisahnya fatmawatidan bung karno di bengkulu (16)