Prioritas, Kasus Stunting di Bengkulu Utara Targetnya Turun 11 Persen Tahun 2024

Prioritas, Kasus Stunting di Bengkulu Utara Targetnya  Turun 11 Persen Tahun 2024

Foto bersama saat diseminasi Audit Kasus Stunting (AKS) Semester 1 di ruang Command Center BU, Senin (21/08/2023)-Berlian-radarbengkulu.disway.id

RADARBENGKULU.DISWAY.ID  –  Kabupaten Bengkulu Utara (BU) menggelar Diseminasi Audit Kasus Stunting (AKS) Semester 1 di ruang Command Center BU, Senin (21/08/2023).

Kegiatan ini  dihadiri Kepala BKKBN Bengkulu Utara, Bappelitbangda BU, TP PKK BU, serta Camat, Kades, Kepala Puskesmas di Lima Kecamatan, Narasumber dan para tamu undangan. 

BACA JUGA:Waduh! Enam Partai Ini Minim Calon Legislatif di Provinsi Bengkulu

 

Dalam arahannya, Asisten I Setdakab Bengkulu Utara Rahmat Hidayat S.STP, M.Si mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko penyebab terjadinya kasus stunting dan upaya pencegahannya.

“Audit kasus stunting ini juga merupakan kegiatan prioritas pada Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Stunting,” ucapnya. 

BACA JUGA:Wow! Ini Kriteria Yang Boleh Dipilih jadi Pemimpin Versi Suku Rejang, Perlu Ditiru Cik!

 

Dalam upaya percepatan penurunan stunting tersebut, lanjutnya, dilakukan pendekatan pencegahan lahirnya balita stunting melalui pendampingan keluarga berisiko stunting.

“Salah satunya dengan kegiatan audit kasus stunting ini. Ada 64 indikator yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat yang harus ditandatangani oleh pemerintah daerah. Sehingga jumlah permasalahan stunting di sejumlah daerah dapat turun sesuai harapan pemerinah ,'' jelasnya.

BACA JUGA:Jadi Ketua Bawaslu Kota Bengkulu, Rahmat Hidayat Siap Jalankan Amanah Awasi 3 Pemilu

 

Ia juga berharap melalui diseminasi audit kasus stunting ini, dapat menghasilkan langkah dan strategi yang tepat untuk mengatasi permasalahan stunting di Kabupaten Bengkulu Utara. 

“Saya minta semua pihak menyimak kasus yang akan ditampilkan nanti, sehingga intervensi yang tepat bisa kita lakukan demi percepatan penurunan stunting targetnya sebesar 11 persen di tahun 2024 bisa terwujud,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: https://radarbengkulu.disway.id